Thursday, November 1, 2012

Pemalsuan Propolis



Propolis Palsu
Propolis dipasaran banyak beredar dan diperdagangkan dengan beragam logo dan kemasan.  Khusus untuk Melia Propolis, bila kita cermati permasalahan pemalsuan Propolis (Melia) dengan beragam opini yang ada di internet, banyak pernyataan tentang adanya pemalsuan baik kemasan maupun isi dari Propolis tersebut. Hanya sangat disayangkan pihak-pihak yang menyatakan “ada pemalsuan”, tidak menyertakan bukti-bukti kuat tentang dugaannya itu.
Segala kemungkinan pemalsuan produk bisa saja terjadi, kemungkinan-kemungkinan untuk meraup keuntungan bukan saja terjadi pada produk Propolis, tetapi untuk produk lainnya juga.
Sekarang tinggal bagimana konsumen mengenali dan terhindar dari produk palsu tersebut, beberapa criteria ini mungkin bisa menjadi acuan Anda, untuk terhindar dari produk buatan oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab.
Kenali Produk Propolis (Melia) yang Anda peroleh dengan seksama.
Lihat segel pada botol, apakah sudah terbuka atau tidak.
Kemasan Propolis baru (Melia) berstiker khusus warna emas menyala.

  • Ada ED produknya.
  • Ada Nomor Registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.
  • Belilah pada orang-orang  terpercaya, dan jelas keberadaannya. Bila Anda membeli via online (melalui situs-situs di internet), perhatikan bahwa situs itu terpercaya.
  • Jangan mudah tergiur dengan penjualan melalui situs berbayar, sebenarnya situs berbayar dan situs gratisan untuk menawarkan produk, tidak jauh berbeda. (Coba Anda lihat situs gratisan saya yang ada di westjava27, walaupun sebuah situs gratisan, tapi saya telah memiliki kepercayaan dari Google dan Tokobagus dot com, bahwa keberadaan saya jelas, alamat  telah melalui survey langsung, jadi jika Anda menggunakan MAP dan mengetikan westjava27 Bandung Indonesia, Google akan mengarahkan ke tempat tinggal saya).
  • Bila Anda tetap ragu, yang terbaik saran saya adalah, lakukan uji laboratorium. Kebetulan tempat tinggal saya tidak jauh dengan kantor pusat BPOM (Pasteur Bandung), jadi jika ragu, bawa saja pada mereka dan tanyakan apa ini palsu atau asli, biar mereka yang lakukan pengujian.
Banyak hal positif bisa kita ambil, selain tuduhan-tuduhan tanpa alasan, dasar, dan bukti.
Salam

No comments:

Post a Comment